Friday, August 10, 2012
SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI
1. Masa Pra Sejarah (.......... s.d. 3000 SM)
Pada
masa pra sejarah, manusia berkomunikasi dengan menggambarkan informasi
pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Manusia
mulai mengenal berbagai benda yang ada disekitarnya dan melukiskan
benda tersebut pada dinding-dinding gua untuk mewakilinya. Kemampuan
bahasa mereka saat itupun hanya terbatas pada dengusan, bahasa isyarat
dan gerakan tangan. Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan
digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti
gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap
sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
2. Masa (3000 SM s.d. 1400 M)
Perkembangan
cara berkomunikasi semakin maju pada masa sejarah, mulai dari
ditemukannya abjad fonetik, kerta sebagai media menulis, sampai pada
cara mencetak buku. Berikut perkembangan informasi yang terjadi selama
masa sejarah:
3000 SM Bangsa Sumeria menemukan tulisan untuk pertama kalinya. Tulisan tersebut berupa simbol-simbol
yang disebut piktograf
2900 SM Bangsa Mesir kuno telah mengembangkan tulisan Hieroglif untuk berkomunikasi.
1775
SM Bangsa Yunani memperkenalkan sistem penulisan dari kiri ke kanan
dengan menggunakan abjad
fonetik yaitu huruf yang dibuat berdasarkan
bunyi ucapan.
1400 SM Bangsa China mulai menuliskan sejarah mereka pada kepingan tulang binatang
1270 SM Bangsa Suriah telah membuat Ensiklopedia untuk pertama kalinya
900 SM Bangsa China membuat sistem pelayanan pos dan kantor pos yang pertama
776 SM Bangsa Yunani mempergunakan burung merpati untuk mengirimkan informasi
530 SM Bangsa Yunani juga membuat perpustakaan untuk pertama kalinya
500 SM Bangsa Mesir kuno menggunakan serat pohon papyrus sebagai kertas
105
SM Bangsa China menemukan kertas. Orang yang menemukan kertas itu
bernama Tsai Lun. Kertas
tersebut terbuat dari serat pohon bambu yang
dihaluskan, disaring, dicuci, diratakan dan kemudian
dikeringkan.
14 M Bangsa Romawi secara resmi membuat sistem pelayanan pos
37 M Kaisar Tiberius dari Roma menggunakan cermin sebagai alat mengirim pesan (heliograf).
305
M Bangsa China menciptakan mesin cetak pertama yang terbuat dari
lempengan kayu ukir. Sistem
pencetakkan dilakukan dengan menggunakan
blokm kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta.
3. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
Pada
masa ini terjadi kemajuan yang cukup berarti pada perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi. Berikut perkembangan yang terjadi
selama masa modern:
1450 M Koran pertama di dunia mulai beredar di Eropa meski belum terbit secara harian
1455
M Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak yang menggunakan plat
huruf dari besi dan
dibingkai dengan kayu yang dapat diganti-ganti
1560 M Kamera foto pertama diciptakan dengan nama Camera Obscure
1650 M Surat kabar pertama beredar di Jerman
1714 M Henry Mill dari Inggris menciptakan mesin ketik modern
1793 M Claude Chappe membuat jalur telegraf optic jarak jauh
1821 M Microfon untuk pertama kalinya ditemukan oleh Charles Whaetstone
1830 M Agusta Lady Byron menulis Program komputer yang pertama bekerja sama dengan Charles
Babbage menggunakan ide mesin Analytical
1831 M Joseph Henry menciptakan jalur listrik pertama di dunia
1837 M Samuel F.B. Morse bersama William Cook dan Charles Whaetstone mengembangkan telegraf dan
kode Morse
1843 M Alexander Bain menciptakan mesin Faksimili pertama
1861 M Ditemukannya alat yang bernama Kinematoskop untuk memutar slide
1876 M Thomas Alva Edison menemukan mesin fotocopi pertama, Alexander Graham Bell menyatakan
dirinya yang telah menciptakan pesawat telepon. Pada tahun yang sama, Melvyl Dewey
mengembangkan sistem pencatatan katalog buku untuk perpustakaan diseluruh dunia yang
bernama Sistem Desimal Dewey
1888 M Diciptakannya gulungan film untuk memotret oleh George Eastman
1910 M Thomas Alva Edison menciptakan film bersuara pertama di dunia
1923 M Ditemukannya pesawat televisi pertama oleh Vladimir Kosma Zworykin
1934 M Joseph Begun mengembangkan Tape Recorder
1936 M Komputer pertama di dunia dengan nama Z1 telah diciptakan oleh Konrad Zuse
1945 M Vannevar Bush mengembangkan kode Hypertext
1946 M ENIAC 1 yang merupakan komputer digital pertama dikembangkan
1957 M Uni Soviet (RMusia) meluncurkan Sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama, sedangkan di
Amerika terbentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency)
1958 M Chester Carlson menciptkakan mesin fotokopi pertama dengan nama Xerox
1963 M Amerika menciptakan sistem kode pos
1969 M Lahirnya ARPANET sebagai cikal bakal adanya Internet
1971 M Diciptakannya Disket pertama di dunia
1972 M Ray Tomlinson menciptakan Program e-mail pertama
1973 M Lahirnya protokol internet TCP/IP
1979 M Jepang mempelopori terciptanya jaringan telepon tanpa kabel pertama di dunia
1980 M Perusahaan Sony, Jepang membuat Walkman pertama di dunia
1985 M Ditemukannya cakram penyimpan data (CD)
1992 M Munculnya WWW oleh CERN (Laboratorium Partikel di Swiss)
1999 M Munculnya raksasa mesin pencari informasi secara gratis di dunia yaitu Google.com Perusahaan
telepon Indonesia, Telkom mulai memasarkan produk jaringan internet yang bernama Telkomnet
Instan
HARDWARE (PERANGKAT KERAS)
![]() |
| Harddisk PC |
Secara fisik, Komputer terdiri dari
beberapa komponen yang merupakan suatu system.
Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu
kesatuan. Berdasarkan fungsinya, hardware
Komputer dibagi menjadi sebagai berikut:
1.
Input Device (Unit Masukan)
2. Process Device (Unit
Proses)
3. Output Device (Unit
Keluaran)
4. Backing Storage (Unit Penyimpanan)
5. Peripheral (Unit
Tambahan – Periferal)
Komponen dasar pada Komputer terdiri
dari input, process, output, dan storage. Input Device terdiri dari Keyboard dan Mouse. Process Device contohnya adalah microprocessor (ALU, Internal
Communication, Registers dan Control
Section). Output Device contohnya
adalah monitor, dan printer. Storage External Memory contohnya
yaitu hard disk, floppy drive, CD
ROM, magnetic tape. Sedangkan, Storage Internal Memory contohnya adalah RAM dan ROM. Komponen Periferal (unit tambahan) contohnya
adalah TV Tuner Card, Modem, dan Capture Card.
1. Unit Masukan (Input Device)
Berfungsi sebagai media untuk
memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah agar menghasilkan informasi yang diperlukan.
Unit masukan yang biasa umum digunakan pada Personal
Computer (PC) adalah Keyboard dan
Mouse. Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat
digolongkan menjadi 2, yaitu:
·
Peralatan
input langsung, yaitu input yang
dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contoh: Keyboard, Mouse, Touch Screen, Light pen, digitizer graphics tablet, dan
scanner.
·
Peralatan
input tak langsung, yaitu input yang
melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contoh: Punched Card, Disket, dan Hard disk.
Unit masukan atau peralatan input ini
terdiri dari beberapa macam peranti, yaitu:
a.
Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data
dengan Komputer. Keyboard berfungsi untuk memasukan huruf, angka, karakter khusus, serta sebagai media
bagi user (pengguna) untuk melakukan
perintah-perintah lainnya yang diperlukan seperti menyimpan file dan membuka
file. Penciptaan Keyboard Komputer
berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christoper Latham pada tahun 1868 dan
setahun kemudian diproduksikan dan dipasarkan oleh perusahaan Remington. Keyboard yang digunakan sekarang ini adalah jenis QWERTY, dan pada
tahun 1973 keyboard ini diresmikan
sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).
Jumlah tombol pada keyboard ini
adalah 104 tuts. Keyboard yang kita kenal sekarang
memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb, dan wireless.
Jenis-Jenis
Keyboard:
1) QWERTY
2) DVORAK
3) KLOCKENBERG
Seperti yang kita ketahui, keyboard yang biasa digunakan adalah keyboard jenis QWERTY yang bentuknya
mirip seperti tuts pada mesin ketik. Keyboard QWERTY memiliki 4 bagian, yaitu:
1) Typewriter Key
2) Numeric Key
3) Function Key
4) Special Function Key
b.
Mouse
Fungsi
Mouse adalah untuk perpindahan
pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, lebih cepat dan praktis
dibandingkan dengan keyboard. Mouse
mulai digunakan secara maksimal sejak system operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). Sinyal-sinyal
listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil didalam mouse,
sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari
3 tombol dan umumnya hanya 2 tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol
kanan. Saat ini mouse dilengkapi dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah.
Istilah
penekanan tombol kiri disebut dengan klik (click),
dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk.
Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse
tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag
ini akan mengakibatkan objek akan berpindah ke objek lain dan kemungkinan
lainnya. Penekanan tombol kiri mouse 2 kali secara cepat dan terartur disebut
dengan klik ganda (double click),
sedangkan menekan tombol kanan mouse 1 kali disebut dengan klik kanan (right click). Mouse terdiri dari
beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb, dan wireless.
c.
Touchpad
Unit
masukan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook.
Penggunaannya yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat
digunakan sebagai pengganti Mouse. Selain touchpad,
ada unit masukan yang sejenis yaitu pointing
stick dan trackball.
d.
Light Pen
Light Pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design
gambar dengan screen (monitor). Light
Pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke Komputer yang
kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam 6 sinyal
elektronik setiap baris per detik.
e.
Joy Stick
dan Games Paddle
Kedua
alat ini biasa digunakan untuk memainkan suatu objek animasi pada sebuah
permainan (games) di Komputer. Joy Stick adalah salah satu unit
masukan pada Komputer yang berwujud tuas (tongkat) dan dapat digerakan ke
segala arah. Joy Stick biasa digunakan sebagai pelengkap dalam memainkan video
game (games) yang dilengkapi lebih
dari satu tombol. Biasanya, orang membeli produk ini agar dapat memainkan games dengan lebih asyik dan seru.
Kegunaan
Games Paddle dengan Joy Stick tidak jauh berbeda. Keduanya
sama-sama memiliki fungsi untuk memainkan suatu games. Perbedaannya terletak pada bentuknya. Joy Stick berbentuk tongkat, sedangkan Games Paddle berbentuk kotak atau persegi yang terbuat dari plastic dan juga dilengkapi dengan
tombol-tombol yang akan mengatur gerak
suatu objek pada Komputer pada saat bermain games. Dan, bermain games menggunakan
kedua alat ini membuat kita dalam memainkan games
tersebut menjadi lebih seru dan leluasa.
f.
Barcode
Barcode
termasuk dalam unit masukan. Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode
yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian
diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada
produk makanan, minuman, alat elektronik, dan buku. Sekarang ini, setiap kasir
di Supermarket atau Swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk yang
dijualnya dengan barcode.
g.
Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk mengcopy atau menyalin
gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori Komputer. Fungsi
scanner ini mirip dengan mesin fotocopy,
letak perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas,
sedangkan scanner hasilnya dapat dilihat melalui monitor terlebih dahulu
sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat
disimpan kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar.
Scanner
yang biasa digunakan untuk melakukan scan
lembar jawaban computer adalah SCAN IR. Scan jenis ini terdiri dari lampu
sensor yang disebut Optik, yang dapat
mengenali jenis pensil 2B. Scanner yang beredar di pasaran adalah scanner untuk
mengcopy gambar atau photo dan
biasanya juga dilengkapi dengan OCR (Optical
Character Recognition) untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks.
h.
Microphone dan Headphone
Unit
masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan
dalam memori Komputer/untuk mendengarkan suara. Dengan microphone, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara kepada
orang yang kita inginkan pada saat chatting. Penggunaan microphone ini tentunya memerlukat
perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound
card dan speaker untuk mendengarkan suara.
i.
Graphics Pads
Teknologi Computer Aided Design (CAD) dapat
membuat rancangan bangunan, rumah, mesin, mobil, dan pesawat dengan menggunakan
Graphics Pads. Graphics Pads ini
merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor. Graphics Pads yang
digunakan mempunyai 2 jenis. Yang pertama, menggunakan jarum (stylus) yang dihubungkan ke pad atau dengan memakai bantalan
tegangan rendah, yang pada bantalan tersebut terdapat permukaan membrane sensitive terhadap sentuhan (touch sensitive membrane surface).
Tegangan rendah yang dikirimkan kemudian diterjemahkan menjadi koordinat X – Y.
Kedua, menggunakan bantalan sensitive sentuh (touch sensitive pad) tanpa menggunakan jarum. Cara kerjanya adalah
dengan meletakkan kertas gambar pada bantalan, kemudian ditulisi dengan pensil.
1. Unit Pemrosesan (Process Device)
Adalah unit yang bekerja di dalam
sistem komputer. Contohnya;
a.
Power Supply
Power Supply menyediakan arus listrik untuk
berbagai peralatan CPU. Power Supply mengkonversi listrik dan
menyediakan aliran listrik tetap untuk digunakan Komputer. Kualitas Power Supply menentukan kualitas kinerja
Komputer. Daya sebesar 300-400 watt
yang disalurkan Power Supply biasanya cukup bagi komputer yang digunakan untuk
pengetikan ataupun grafik. Sementara itu, daya 400-500 watt dibutuhkan jika komputer bekerja menggunakan banyak
menggunakan Periferal (unit tambahan).
b.
RAM (Random Access Memory)
RAM
biasanya disebut dengan istilah pendek, yaitu Memory. Memory atau RAM merupakan
sebuah perangkat keras Komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data
yang sifatnya temporary (sementara).
RAM bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yang dibutuhkan processor dengan cepat untuk diolah
menjadi sebuah informasi.
c.
Processor
Pengertian
Processor atau yang biasa disebut
dengan CPU adalah otak dari Komputer. Processor
adalah komponen yang mengeksekusi perhitungan kompleks yang memungkinkan
Komputer agar bisa digunakan untuk menjelajah Internet, memutar lagu di iTunes,
dan menjalankan system operasi (OS) anda.
d.
Motherboard
Motherboard atau papan induk adalah papan sirkuit
yang berguna sebagai tempat berbagai komponen elektronik yang saling terhubung.
Motherboard biasa disingkat dengan
kata Mobo. Pada Motherboard inilah perangkat keras seperti Hard disk, RAM, processor,
kartu grafis, dan perangkat keras lainnya dihubungkan. Motherboard yang banyak ditemui di pasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali
dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
1. Output Device (Unit Keluaran)
Yaitu perangkat keras Komputer yang
berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil dari pengolahan data.
Contohnya yaitu:
a. Monitor
Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya berupa
signal elektronik, dan dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar
monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi
masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah TV.
Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda dan
resolusi inilah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan
pada layar monitor. Jenis-jenis monitor pada saat ini sudah sangat beragam,
mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang
tipis dengan layar datar (flat).
b.
Printer
Printer merupakan sebuah perangkat keras
yang dihubungkan pada Komputer yang berfungsi untuk menghasilkan cetakan, baik
berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang
sejenisnya. Jenis Printer ada 3
macam, yaitu jenis Printer Dot Metrix, Printer Ink Jet, dan Printer Laser Jet.
c.
Speaker
Speaker disini pengertiannya sama dengan
speaker pada umumnya. Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal eletrik ke
frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk
selaput.
2 . Backing Storage (Unit Penyimpanan)
Adalah unit yang berfungsi sebagai
tempat penyimpanan atau penampung data dan program. Contoh perangkat keras dari
unit penyimpanan ini, yaitu adalah Harddisk
;
·
Hard disk
Hard disk bisa disebut dengan Hard disk Drive (HDD) atau Hard Drive (HD). Hard disk adalah salah
satu perangkat keras Komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sekunder. Di dalam harddisk
terdapat piringan magnetis. Hard disk pertama kali diciptakan oleh salah satu
insinyur IBM, ia adalah Reynold Jhonson
pada tahun 1956. Hard disk yang juga dikenal dengan nama piringan keras ini
pertama kali terdiri dari 50
piringan berukuran 2 kaki atau sama dengan 0,6
meter dengan kecepatan putaran mencapai 1.200 rpm (rotation per
minute) dengan kapasitas penyimpanan sebesar 4,4 MB. Data yang disimpan di dalam Harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberikan tegangan listrik. Dalam
sebuah Harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar
kapasitas data yang dapat ditampung.
Dalam
perkembangannya, ukuran fisik harddisk menjadi semakin tipis dan kecil, namun
memiliki daya tampung data yang sangat besar. Harddisk saat ini juga tidak
hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang
di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun kabel
lainnya yang mendukung.
3. Periferal (Unit Tambahan)
Unit Tambahan yaitu adalah komponen
yang belum ada atau tidak ada sebelumnya dan memang hanya sebagai tambahan.
Contohnya yaitu Modem, dan Kartu Suara :
a.
Modem
Modem
merupakan singkatan dari Modulator-Demodulator dan biasa digunakan untuk
merubah data dari bentuk analog atau dari analog ke digital. Modem dihubungkan ke komputer atau terminal
menggunakan sebuah interface.
Interface modem terdiri dari beberapa bagian, yaitu Plugs, Soket, Pin, dan Kabel.
Modem memiliki
kemampuan untuk melakukan self test,
yaitu kemampuan melakukan operasi pembetulan terhadap kesalahan yang terjadi
serta mampu mengembalikan semua data yang dikirim ke terminal asal atau sumber
data. Terdapat 2 jenis modem,
yaitu Internal Modem dan External
Modem.
b.
Kartu Suara
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras
Komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada
awalnyam Sound Card hanyalah sebagai
pelengkap dari Komputer. Namun sekarang, sound
card adalah perangkat wajib di setiap Komputer. Dilihat dari cara
pemasangannya, sound card dibagi
menjadi 3, yaitu:
·
Sound Card
Onboard, yaitu sound
card yang menempel langsung pada Motherboard
Komputer.
·
Sound Card
Offboard, yaitu sound
card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI.
·
Sound Card
External, yaitu sound
card yang penggunaannya disambungkan ke Komputer melalui port eksternal,
seperti USB atau FireWire.
Wednesday, August 8, 2012
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM KOMUNIKASI BISNIS
Bidang teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan pesat yang
dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa material mikroelektronik .
Perkembangan ini berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan, bahkan perilaku
dan aktivitas manusia kini banyak tergantung pada teknologi informasi dan
komunikasi.
Di sisi lain, masyarakat menyadari bahwa teknologi informasi merupakan
salah satu tool penting dalam peradaban manusia untuk mengatasi atau sebagain
masalah derasnya arus informasi. Teknologi informasi dan kominikasi saat ini
adalah bagian penting dalam manajemen informasi. Di dunia bisnis, dengan
perkembangan pengetahuan yang begitu cepat ( banyak artikel baru yang
dipublikasikan tiap tahun dalam jurnal) pelaku bisnis akan ketinggalan jika
tidak menggunakan tools untuk mengupdate perkembangan terbaru.
Selain memiliki potensi dalam memfilter data dan mengolah menjadi informasi. Teknologi informasi mampu menyimpannya dengan jumlah kapasitas jauh lebih banyak dari cara manual. Disamping itu teknologi memiliki karakteristik perkembangan yang sangat cepat. Dengan berbagai potensi yang dimilikinya adalah naif apabila manajemen informasi dan komunikasi bisnis tidak memberikan perhatian istimewa.
Artikel ini akan membahas Peran teknologi informasi dan komunikasi bisnis
untuk mendukung kemajuan/perkembangan suatu perusahaan secara efektif dan
efisien. Saat ini merupakan saat yang tepat untuk mengembangkan sistem
informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan, sehingga informasi yang
dihasilkan harus selalu akurat dan mutakhir dalam setiap kondisi.
Hal tersebut membutuhkan perencanaan jangka panjang yang terpadu dan
terbuka untuk pengembangan dikemudian hari sesuai dengan tuntutan perusahaan.
Untuk itu perlu mengembangkan dan mengimplementasikan pemamfaatan teknologi informasi
dan komunikasi dalam dunia bisnis. Berbagai keadaan menunjukkan bahwa dunia
bisnis belum optimal dalam mendayagunakan potensi ICT (information dan
comunication technology), teknologi informasi dan komunikasi, TIK) secara baik,
dan oleh karena itu Indonesia terancam digital divide (kesenjangan digital)
yang semakin tertinggal terhadap negara-negara maju.
Belakangan ini banyak mendengar kemajuan suatu usaha karena bidang teknologi informasi, telekomunikasi dan kominikasi yang begitu pesat yang berorientasi pada teknologi informasi. Dengan semakin gencarnya globalisasi dunia saat ini, maka teknologi informasi juga semakin marak dalam dunia bisnis. Bagi pelaku bisnis yang masih awam akan teknologi informasi dan komunikasi wajib mengenal dan mempelajari agar usahanya mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Teknologi informasi dibuat untuk memudahkan para penggunanya dalam mencatat suatu transaksi, menyimpannya dalam bentuk data, mentransformasikan menjadi informasi dan menyebarkannya kepada pemakai informasi.
Dalam dunia bisnis teknologi informasi mempunyai pengaruh yang nyata, transaksi bisnis dicatat secara on-line, diolah dan pada saat yang hampir bersamaan (real-time) hasil pengolahan atau informasi dapat dilihat, seperti yang lazim dilakukan para nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine). Pada saat ini informasi menjadi hal yang sangat penting dalam kegiatan bisnis, dengan dukungan teknologi informasi, informasi semakin mudah diperoleh tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Pada era tahun 70-an seorang pakar manajemen memprediksi bahwa siapa yang menguasai sumber daya manusia dan informasi akan menguasai dunia. Hal ini dapat dibuktikan bahwa menjelang abad ke 21 negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang unggul adalah mereka yang sejak awal sudah menerapkan teknologi informasi sebagai alat untuk berkompetisi. Teknologi informasi sudah menjadi senjata (alat) dalam proses bisnis perusahaan yang dapat membuat aliran informasi berjalan secara cepat, secara internal maupun eksternal. Teknologi informasi memiliki banyak peranan dalam membantu manusia dalam memecahkan masalah.
Kegunaan utama teknologi informasi adalah membantu dalam pemecahan masalah dengan kreatifitas yang tinggi dan membuat manusia semakin efektif dalam memanfaatkannya. Prinsip ” High-tech/high touch” adalah semakin ”high-tech teknologi informasi yang kita pertimbangkan aspek ” high-touch” dari teknologi informasi tersebut yaitu aspek manusia. Jangan meminta manusia untuk menyesuaikan dengan teknologi tetapi sesuaikan teknologi dengan manusia. Tanggung jawab pemakai teknologi informasi akan memberikan peran yang penting dalam memaksimalkan kinerja teknologi informasi. Pearan yang dimainkan adalah tahu cara menggunakan teknologi informasi dalam kominikasi bisnis dengan benar dan beretika sehingga tidak melanggar hak, privasi dan keberadaan orang lain, pemakai harus melindungi data dan informasi yang berada di dalam sestem komputer atau yang dikirim melalui jaringan, dari kehilangan dan kerusakan.
Pendapat mengenai Teknologi Informasi
- Kamus oxpord (1995) : Teknologi informasi adalah study atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan dan gambar.
- Alter (1992), Teknologi Informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
- Martin (2002), Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
- Lucas (2000), Teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektonis.
Alasan-alasan Investasi Teknologi Informasi
- Adanya kebutuhan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi kompetitif dalam dunia bisnis yang semakin gencar
- Mengurangi biaya dan penggunaan lebih efisien
- Meningkatkat fleksibilitas dan tanggapan.
Alasan perusahaan menerapkan teknologi informasi pada bidang pemasaran
- Teknologi informasi memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai bagian yang berbeda dalam organisasi dan menyediakan banyak informasi ke manager. Sebagai contoh sistem informasi eksekutif (executive Information System atau EIS) mempengaruhi aliran informasi secara vertikal dalam perusahaan. Pihak manajemen atas memiliki akses informasi yang lebih besar dan mengurangi ketergantungan sumber informasi terhadap manajemen menengah. Jaringan telekomunikasi memungkinkan informasi mengalir dengan mudah di antara departemen dan devisi yang berbeda.
- Teknologi informasi juga mempengaruhi proses pengembangan strategi pemasaran karena teknologi informasi memberikan lebih banyak informasi ke manager melalui sistem pengambilan keputusan (decision Support System atau DSS)
- Teknologi informasi mempengaruhi antarmuka-antarmuka organisasi dengan lingkungan seperti pelaggan dan pemasok. Sestem antar organisasi yang dilengkapi dengan pertukaran data elektronik (EDI) menciptakan hubungan yang lebih dekat antara organisasi dan pemasok, memfasilitasi manajemen sediaan yang lebih efisien dan memungkinkan pendekatan tepat waktu dalam melakukan pemesanan kembali
Aplikasi teknologi informasi dan komunikasi bisnis
Secara umum masyarakat mengenal produk informasi dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak dan infrastruktur. Perangkat keras meliputi input (keyboard, monitor,touch screen, scanner, mike, camera digital, perekam vidio, barcode reader, maupun alat digitasi lain dari bentuk analog ke digital). Perangkat keras ini bertujuan untuk menerima masukan data/informasi ke dalam bentuk digital agar dapat diolah melalui perangkat komputer.
Selanjutnya terdapat perangkat keras pemroses lebh dikenal sebagai CPU dan
memori komputer. Perangkat keras ini berfungsi untuk mengolah dan mengelola
sestem komputer dengan dikendalikan oleh sestem operasi komputer. Selain itu
terdapat perangkat keras penyimpan data baik yang bersifat tetap (hard disk)
maupun portabel (removable disk). Perangkat keras berukutnya adalah output yang
menampilkan hasil olahan komputer kepada pengguna melalui monotor, printer,
speaker, LCD maupun bentuk respon lainnya.
Selanjutnya dalam perangkat lunak dibedakan sistem operasi (misalnya Windows, Linux, atau Mac) yang bertugas untuk mengelola hidup matinya komputer, menghubungkan media input dan output serta mengendalikan berbagai perangkat lunak aplikasi maupun utiliti di komputer. Sedangkan perangkat aplikasi adalah program praktis yang digunakan untuk membantu pelaksanaan tugas yang spesifik seperti menulis, membuat lembar kerja, membuat presentasi, mengolah database dan lain sebagainya.Selain itu terdapat juga program utiliti yang membantu sestem operasi dalam pengelolahan fungsi tertentu sperti fungsi manajemen memori, keamanan komputer dan lain-lain.
Pada aspek infrastruktur, kita mengenal ada istilah jaringan kompoter baik yang bersifat terbatas dan dalam kawasan tertentu (misalnya satu gedung) yang dekenal dengan nama Local Area Network maupun jaringan yang lebih luas, bahkan bisa meliputi jaringan yang lebih luas yang dikenal sebagai Wide Area Network (WAN). Saat ini, aspek infrastruktur dalam teknologi informasi sering disatukan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Perangkat PDA (Personal Digital Assistant) yang berperan sebagai komputer genggam tetapi sarat dengan fungsi komunikasi (baik Wi-Fi, blutooth maupun GSM) merupakan salah satu contoh diantaranya.
Perangkat keras (baik input, pemroses, penyimpan maupun output), perangkat lunak serta infrastruktur ketiga-tiganya memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektifitas maupun efisiensi manajemen informasi perusahaan.
Peran Teknologi Informasi dan komunikasi
Peran Teknologi informasi (TI) dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses bisnis memang tidak bisa dibilang kecil. Beragam solusi aplikasi dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mewujudkan upaya ini. Dari sisi karyawan, solusi pengelolan sumber daya manusia (HRM), memungkinkan terciptanya SDM yang efektif, dan kontrol administrasi yang relatif akurat.Sumber Daya Manusia di perusahaan dapat bekerja lebih optimal dan menghasilkan kinerja tinngi bagi perusahaan.Untuk pelanggan, perusahaan dapat menggunakan Selling Chain Management. Solusi ini memungkinkan perusahaan menjalankan aktifitas pemasaran (marketing) penjualan (sales) dan pelayanan pelanggan secara bersamaan menhhasilkan output berupa pemanfaatan aplikasi Customer Relationship Management (CRM).
Untuk para pemasok (supplier), perusahaan dapat memanfaatkan solusi Supply Chain Management yang memadukan aktifitas logistik, produksi, dan distribusi secara searah. Didukung business intelegence yang kuat dan aplikasi enterprise yang terintegrasi, solusi aplikasi Enterprise Resources Planning (ERP), menghasilkan laporan keuangan yang hasilnya dapat dibaca oleh para pemegang saham perusahaan.
Selain teknologi informasi, perusahaan mau tidak mau harus memikirkan proses integrasi informasi dalam proses produksi. Integrasi informasi merupakan kunci dari peningkatan efisiensi dalam proses manufaktur. Upaya ini dapat dicapai dengan membangun jaringan komunikasi data terintegrasi, yang menghubungkan kantor pusat di ibu kota misalnya dengan gudang dikawasan yang jauh dari pusat kota. Jaringan komunikasi data ini juga harus mampu menjangkau pabrik diluar kota, gudang besar di kota yang lain hingga pemasok besar, menengah dan kecil.
Demikian pula hal dalam proses distribusi. Integrasi informasi dalam proses
distribusi akan menjamin peningkatan efektifitas dalam distribusi produk,
ketersediaan produk di pasr dan keakurasian perencanaan proses produksi. Dalam
hal ini, sebuah jaringan komunikasi data harus mampu menghubungkan kantor pusat
dengan kantor pusat distributor, depot gudang manufaktur, hingga ke distributor
besar dan menengah seta retailer di daerah.
Seperti yang telah disampaikan di muka, kunci dari semua tantangan yang dihadapi dala proses integrasi adalah ketersediaan komunikasi data yang tepat guna. Ini mencakup beberapa faktor antara lain, pertama, cakupan (range) produk jasa komunikasi data yang dimiliki. Dengan adanya hirarki, jenis dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan karakteristik sistem informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis layanan komunikasi yang berbeda pula. Kedua, Coverage. Diperlukan provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi manapun mengingat lokasi manufaktur yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil. Ketiga, unjuk kerja (performansi). Performansi yang tinggi merupakan syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan. Keempat, Biaya. Faktor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar efisiensi tetap dapat ditingkatkan.
Bagi perusahaan yang berbasis tehnologi informasi, tim (departemen.divisi) TI memiliki tanggung jawab penuh atas kelancarab sistem kerja berbasis elektronis yang diterapkan. Sebagai pengendali lalu lintas data dan informasi perusahaan, tim memikul tanggung jawab penuh bila terjadi hambatan pada proses bisnis yang disebabkan leh kegagalan sistem ataupun kesalahan kerja anggotanya. Amanat berat tersebut dibebankan pada tim TI, karena kapabilitas, profesional dan otoritas keilmuan khusus yang mereka miliki. Karena kuat otoritasnya, tim TI dipandang ikut memikul tanggung jawab terhadap rasionalitas ”untung-rugi” suatu business.
Sebagai contoh, pelajaran berharga dari perusahaan raksasa IMB. Perusahaa ini terkenal karena kemampuannya mempertahankan perdikat vendor komputer multi kelas selama berpuluh-puluh tahun. Belakangan IBM mengalami kemunduran karena banyak anak perusahaan yang tidak gesit dan tidak efektif dalam memainkan kendali pasar teknilogi informasi dunia. Akibatnya, IBM, seperti kata Francis Fukuyama (1999), tidak mampu lagi menahan predikat sebagai vendor multikelas. Hal ini disebabkan oleh hirarki birokrasi yang kaku. Ini bisa kita lihat secara jelas pada jumlah anak perusahaan IBM yang sangat banyak yang terintegrasi secara vertikal.
Sebaliknya, perusahaan yang tumbuh dan berkembang di era informasi, kini tidak lagi menerapkan birokrasi gaya lama. Mereka lebih suka membentuk jaringan lalu lintas batas serta terikat secara horisontal dan informal. Karena karakter era informasi yang serba transparan dan sulit dibendung, kebijakan perusahaan mau tidak mau akan memberi wewenang penuh pada tim TI untuk mendukung aktivitas bisnis, termasuk membuat keputusan sendiri. Kendati begitu tim yang memperoleh wewenang penuh, tidak lantas bebas pantau. Perusahaan publik seperti bank secara berkala akan mendapat penilaian dan pengawasan dari tim audit khusus. Pola audit biasanya berbeda denganyang diterapkan di perusahaan industri atau manufaktur. Kinerja tim TI di perusahaan ini biasanya akan terkontrol dengan sendirinya dengan unpan balik dari bagian yang terkait, seperti bagian produksi, pemasaran, keuangan dan lain-lain.
Aplikasi sistem informasi yang digunakan di setiap bagian dan salin terhubung dalam sebuah jaringan akan menjadi batu ujian keberhasilan kerja tim. Karakter tim Teknilogi informasi di perusahaan jasa, seperti bank, industri bagaimanapun juga memiliki kesamaan. Meskipun tim ini memperoleh wewenang penuh untuk mengatur urusan sendiri, tidak lantas keduanya bebas bertindak sendiri. Adakalanya sebagai strategis business, perusahaan lebih memilih menggunakan metode alih daya atau memanfaatkan penggunaan jasa konsultan untuk mengerjakan bagian bagian kerja tertentu. Seperti pengembangan dan pengawasan aplikasi. Hal tersebut biasanya terjadi ketika perusahaan menganggap timnya tidak memiliki staff yang benar-benar ahli atau memadai.
Ada lagi hal yang perlu diperhatikan. Jika tim TI di perusahaan yang bergerak dibidang non- TI hanya bertanggung jawab atas penerapan TI secara internal, lain halnya dengan tim kreatif dan inivatif menciptakan ragam pruduk perangkat lunak atau pekerjaan lain yang terkait dengan layanan (service). Dengan demikian, perusahaan dapat mengefektifkan sumber daya tim TI sekalugus menciptakan revenue tambahan.
Fleksibilitas tersebut tidak berlaku di perusahaan yang bergerak di bidang non TI.dengan kebijakan dan ciri dasar perusahaan, maka sulit bagi perusahaan untuk menjadikan tim TI melakukan pekerjaan di luar alur kepentingan pross business perusahaan. Kendala tidak
Jangankan untuk menciptakan pekerjaan baru, untuk pekerjaan rutinitas yang
suda dipetakan pun terkadang tidak terselesaikan semestinya. Masalah yang
sering dijumpai adalah ketika orang-orang TI dalam tim ini sering berangkapan
klien atau user dianggap sebagai penghambat kerja tim. Karena prosfektif
oarang-orang TI yang salah ini, jarang memunculkan problem hubungan kerja yang
tidak kondusif.
Maka meluruskan kembali prospektif dan cara mempresentasikan TI merupakan langkah utama perusahaan yang sedang mengalami masalah tersebut. Langkah ini bisa dijabarkan sebagai berikut : Pertama, mengetahui skala prioritas. Tim TI adalah tim yang dalam pekerjaannya tidak perna lepas dari riset dan pengembangan. Karena itu, sebaiknya antara tim riset dan pengembangan serta tim pendukung harus dipisahkan, meski keduanya kadang kala bekerja saling menunjang.sudah menjadi rahasia umum jika fasilitas dan biaya riset dan pengembangan, khusunya, sangat besar.
Maka tim TI harus mengerti siapa yang neperan membayar fasilitas keja
mereka. Kedua, memahami makna business. Tim TI harus memahami makna bisnis
lebih dari bagaimana mereka memandang dan menempatkan teknologi selama ini.
Ketiga, memperbaiki komunitas. Komunitas internal adalah pilar dasar yang harus
dijadikan acuan kebijakan tim TI agar program TI yang dijalankan bias buy-in
(diterima). Jika yim gagal berkomunikasi dengan bagian lain di perusahaan,
pembahasan mengenai sistem TI perusahaan kerap tidak membuahkan hasil karena
tidak tepat sasaran.
Aspek-aspek Internal Manajemen dalam pengembangan dan implentasi Teknologi Informasi di perusahaan
Aspek manajemen perusahaanyang harus diperhatikan dalam implementasi teknologi informasi adalah aspek sumber daya manusia. Perkembangan teknologi informasi ini berdampak pada sistem manajemen suatu perusahaan, yang berarti perlu ada perubahan dalam manajemen.
Selain aspek teknis berupa fasilitas penunjang teknologi informasi, sumber
daya manusia merupakan aspek internal yang manajemen yang harus diperhatikan
dan dikembangkan dalam implementasi teknologi informasi. Aspek yang sangat
perlu diperhatikan dalam implementasi teknologi informasi perusahaan yaitu
kemampuan dan kualitas orang-orang yang bekerja di perusahaan harus disesuaikan
dengan teknologi informasi yang semakin berkembang. Para pekerja diharapkan
memiliki pengetahuan dalam bidang bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris.
Strategi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
Strategi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi business menuju keunggulan yang kompetitif :
- Strategi Biaya, yaitu menjadikan produsen dengan biaya yang rendah, memberikan harga yang lebih murah terhadap pelanggan, menurunkan biaya dari pemasok, atau meningkatkan biaya pesaing untuk tetap bertahan di industri
- Strategi diferensiasi, yaitu mengembangkan cara-cara untuk membedakan produk/jasa yang dihasilkan perusahaan terhadap pesaing sehingga pelanggan menggunakan produk/jasa karena adanya manfaat atau fitur yang unik
- Strategi inovasi, yaitu memperkanalkan produk/jasa yang unik, atau membuat perubahan yang radikal dalam proses bisnis yang menyebabkan perubahan-erubahan yang mendasar dalam pengelolaan bisnis.
- Strategi pertumbuhan, yaitu dengan mengembangkan kapasitas produksi secara signifikan, melakukan ekspansi ke dalam pemasaran global, melakukan diversifikasi produk/jasa baru, atau mengintegrasikan ke dalam produk/jasa yang terkait.
- Strategi aliansi, yaitu membentuk hubungan dan aliansi bisnis yang baru dengan pelanggan, pemasok, pesaing dan lain.
Mewujudkan tehnopreneur dalam menyongsong gelombang baru bisnis teknologi
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technologi) semakin meluas dan menyentuh hampir setiap aktivitas manusia. Hal ini karena teknologi informasi telah memberikan manfaat yang sangat berarti dalam perkembangan kehidupan manusia di dalam segala aktifitasnya.
Kemajuan yang dicapai diawali dengan riset dan temuan-temuan baru dalam bidang teknologi informasi yang kemudian dikembangkan sedemikian rupa sehingga memberikan keuntungan bagi penciptanya. Fenomena perkembangan bisnis dalam bidang teknologi informasi diawali dari ide-ide kreatif di beberapa pusat riset yang mampu dikembangkan sehingga memiliki nilai jual di pasaran. Penggagas ide dan kreator produk dalam bidang teknologi ini sering disebut dengan nama Teknoprener.
Karena mereka mampu menggabungkan antara ilmu pengetahuan yang dimiliki
melalui kreasi atau ide produk yang diciptakan dengan kemampuan berwirausaha
melalui penjualan produk yang dihasilkan di pasaran. Jadi Teknoprener itu
sendiri merupakan gabungan dari (kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi)
dengan Kewirausahaaan.
Saat ini perkembangan bisnis dalam bidang teknologi sebagian besar dikarenakan terjadi sinergi antara pemilik ide kreatif (teknoprener) yang dikembangkan diberbagai pusat riset dengan penyedia modal yang akan digunakan usaha. Hubungan antara ketiga unsur tersebut kemudian mendorong berkembangnya bisnis teknologi yang ada di beberapa negara, misalnya di Sillicon Valley – Amerika Serikat, Bangolaro – India dan beberapa negara lainnya.
Kesimpulan
Aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam praktek komunikasi bisnis telah memberikan hasil yang positif terhadap dunia bisnis dimana para pelakunya dapat bersaing dengan para competitor dan dapat diterima oleh pasar secara global.
Peran dari teknologi informasi dan komunikasi bisnis dapat menintegrasikan
semua proses bisnis. Dalam teknologi informasi dan komunikasi, perusahaan mampu
menerapkan berbagai startegi yang diterapkan.
Saran
Teknologi informasi dan komunikasi dalam bisnis diharapkan semua functional strategy (Marketing, Financial, Operation, Human Resources, R & D) dapat menimplemantasikan dalam dunia bisnis dengan optimal.
Subscribe to:
Posts (Atom)













